Halaman

Jumat, 06 April 2018

Cinta semestinya


SEMESTINYA
oleh: Akhmad Arifin 


SEMESTINYA si kecil bisa terlahir...
Jika Allah memilih kita untuk... 
siap dikalungkan sampur tanggung jawab

SEMESTINYA si kecil akan bertumbuh...
Jika Allah memilihkan sebagian tubuh ibunya
 rela menjadi inang yang penuh ikhlas dan sabar, 
lalu ia menjadi gemuk banyak makan, 
dan tidak mengurus dirinya 
terhadap rasa cantik yang diinginkan suaminya,
IKHLASNYA adalah SYURGA

SEMESTINYA si kecil tidak dibuang, 
Jika Allah tempat harapan, ampunan... 
adalah tunduk/sujud  terakhir kita, ditungguiNya,
dosa tertanggung...oleh bejadnya durjana perayu, 
dan memakasa berserah ketakutanmu dengan lelaki itu
mahkotamu,...tercabik...
otakmu terlipat-lipat berisi story hitam ke abu-abu.

SEMESTINYA, sudahi saja...
bayang-bayang timbul tenggelam
 menjadi keinginan hidup bahagia denganya
pongah dia menyudahi nafsunya,
dengan menggores punggung tangan kanan
 di hidungnya yang bernoktah

SEMESTINYA, SI KECIL menjadi bagian dari diri kita,...
 untuk tetap berdegub beriring detak jantung ibu,
berilah buah cinta suci atau mungkin cinta terlarang... 
KASIH TAK BERALASKAN, ALASAN...
tampan/cantiknya tersenyum, bak polesan kuwas pelukis sejati....
ajarkan ia menjadi bagian mikro dunia
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar